Kemensos Pilih Kabupaten Pangandaran Tempat Jambore TAGANA Nasional Tahun 2021

Kemensos Pilih Kabupaten Pangandaran Tempat Jambore TAGANA Nasional Tahun 2021
Taman Wisata Alam (TWA) Pangandaran jadi salah satu tempat kegiatan Jambore dan HUT TAGANA KE-17

PANGANDARAN - Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam Safii Nasution menjelaskan alasan pelatihan Rescue Para Nelayan Pangandaran adalah sebagai upaya pemerintah untuk melindungi warga pesisir selatan termasuk Kabupaten Pangandaran dari ancaman Megathrust.

Megathrust adalah gempa karena tumbukan antara lempeng Indo-Australia dan Eurasia, dan dapat memicu tsunami.

“Ke 1000 nelayan ini nantinya mendapatkan pelatihan penanggulangan bencana. Sehingga jika terjadi Megatrust mereka dapat membantu masyarakat lainnya untuk menyelamatkan diri, ” jelas Safii di Pangandaran, Senin, 29 Maret 2021.

Dalam peta bencana yang dikeluarkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tahun 2019, disebutkan wilayan Pangandaran merupakan wilayah rawan bencana ke 17 secara nasional dan keenam di Propinsi Jawa Barat.

Disamping itu, menurut Peta Sumber Gempa Nasional 2017 yang diterbitkan Pusat Studi Gempa Nasional (Pusgen), zona yang berpotensi memunculkan gempa megathrust di Jawa berada di tiga lokasi yaitu wilayah perairan Selat Sunda, wilayah selatan perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah serta segmen Jawa Timur-Bali.

Selain itu, Safii menambahkan Kemensos terus melakukan edukasi kepada masyarakat terhadap ancaman Megatrust juga dilakukan melalui pelatihan dan pembentukan Kampung Siaga Bencana (KSB) berbasis kawasan di sejumlah kabupaten di Provinsi Jawa Barat, seperti Kabupaten Pangandaran

Rencananya setelah mendapatkan pelatihan ke 1000 nelayan sahabat Tagana akan dikukuhkan Menteri Sosial Tri Rismaharini pada puncak peringatan HUT TAGANA ke 17, Rabu (31/3).

Dalam puncak peringatan HUT TAGANA ke 17 ini juga diisi berbagai perlombaan ketangkasan penanganan dan penyelamatan korban dilokasi bencana. Perlombaan tersebut antara lain vertical rescue, water rescue dan pertolongan pertama gawat darurat (PPGD).

“Perlombaan ini diikuti oleh perwakilan TAGANA seluruh Indonesia. Masing-masing propinsi mengirimkan 4 orang perwakilannya, ” lanjut Safii.

Peringatan HUT TAGANA ke 17 juga diisi penanaman pohon manggrove sebanyak 2, 7 juta pohon di seluruh Indonesia. Sedangkan sebanyak 20 ribu pohon manggove juga ditanam di sepanjang pesisir pantai Pangandaran, Jawa Barat.(***)

BANDUNG JAWA BARAT PANGANDARAN CITUMANG KARANGNINI
Nanang Suryana

Nanang Suryana

Previous Article

Citumang Sambut Liburan Munggahan Ramadhan

Next Article

Perhutani Raih Bronze Winner PR Indonesia...

Related Posts

Peringkat

Profle

Subhan Riyadi

Siswandi

Siswandi

Postingan Bulan ini: 6

Postingan Tahun ini: 504

Registered: Jan 25, 2021

Aleks Waine

Aleks Waine

Postingan Bulan ini: 2

Postingan Tahun ini: 47

Registered: Feb 26, 2021

Putra Kunang

Putra Kunang

Postingan Bulan ini: 1

Postingan Tahun ini: 35

Registered: Feb 1, 2021

Bilwadi_wk

Bilwadi_wk

Postingan Bulan ini: 1

Postingan Tahun ini: 151

Registered: Feb 4, 2021

Profle

Aleks Waine

Jajaran PDAM Unit Way Khilau Siasati Aliran Air Dengan Dana Mini Hasil Optimal
Persembahkan Emas di HUT 76 Kemerdekaan Indonesia, Deretan Bonus Menanti 
Generasi Baru Indonesia Komisariat UIN Alauddin Makassar Gelar Aksi Peduli dan Berbagi 
Mahasiswa Meepago Minta Pelayanan Kapal Di Pelabuhan Samabusa Dibuka

Follow Us

Recommended Posts

Lakukan Pungli, Kepala Desa Dianggap Tutup Mata oleh Sekdesnya
Tuntut Referendum, KNPB Bersama 110 Organisasi Menolak Pengesahan RUU Otsus Jilid II Untuk Papua
Kemenekraf Luncurkan Program Kharisma Event Nusantara  2021
Pemprov Jabar Luncurkan Portal Jabarjawara.id Solusi Atasi Pencari Kerja dan UMKM
Seni Budaya Lokal Jadi Bagian Penting Identitas Industri Ekraf